Lima cara mengendarai sepeda

Lima cara mengendarai sepeda

Metode bersepeda aerobik: Bersepeda dengan kecepatan sedang, umumnya sekitar 30 menit terus menerus.Pada saat yang sama, Anda harus memperhatikan pendalaman pernapasan, yang sangat baik untuk peningkatan fungsi kardiopulmoner dan memiliki efek khusus pada penurunan berat badan.

Metode bersepeda berbasis intensitas: Yang pertama adalah menentukan kecepatan setiap bersepeda, dan yang kedua adalah mengatur kecepatan denyut nadi Anda sendiri untuk mengontrol kecepatan bersepeda, yang secara efektif dapat melatih sistem kardiovaskular manusia.

Metode power cycling: yaitu bersepeda dengan kecepatan tinggi sesuai dengan kondisi yang berbeda-beda, seperti menanjak dan menurun, yang secara efektif dapat meningkatkan kekuatan atau daya tahan kaki, dan juga efektif mencegah terjadinya penyakit tulang paha.

Metode bersepeda intermiten: Saat bersepeda, mula-mula bersepeda perlahan selama beberapa menit, lalu cepat beberapa menit, lalu pelan, lalu cepat.Latihan siklus bergantian ini secara efektif dapat melatih fungsi jantung manusia.

Bersepeda dengan telapak kaki: Bersepeda dengan telapak kaki (yaitu titik Yongquan) bersentuhan dengan pedal sepeda dapat berperan memijat titik akupuntur.Cara spesifiknya adalah: ketika satu kaki mengayuh, kaki lainnya tidak mengerahkan tenaga apa pun, dan satu kaki mendorong sepeda ke depan.Setiap kali satu kaki mengayuh 30 hingga 50 kali, berolahraga di tengah angin atau menanjak, efeknya lebih baik.


Waktu posting: 15 Juni 2022